News Kilas Daerah

Kamis, 6 Desember 2018 - 00:41 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri HUT DWP ke-19 tingkat Kabupaten Sintang (Foto: Kr3)

Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri HUT DWP ke-19 tingkat Kabupaten Sintang (Foto: Kr3)

Hadiri HUT DWP ke-19, Bupati Jarot Harap Sinergitas Atasi Tiga Tantangan Sintang

SINTANG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sintang menggelar peringatan HUT ke-19 tahun 2018 yang dihadiri langsung oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno, di Gedung Pancasila Sintang, Selasa (4/12/2018).

Bupati Jarot mengatakan bahwa Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi dari istri-istri Pegawai Negeri Sipil/Aparatur Sipil Negara (PNS/ASN) yang tumbuh besar.

“Jadi DWP ini adalah buah dari pada reformasi pada 7 Desember 1999, yang dimana DWP ini merupakan organisasi kemasyarakatan para istri-istri PNS/ASN yang membuat programnya sendiri dan hingga saat ini DWP telah tumbuh dengan besar, sehingga DWP dipandang penting sebagai ormas yang menghimpun para istri ASN,” kata Bupati Jarot.

Selain itu, Bupati Jarot juga menuturkan bahwa peranan kaum ibu-ibu atau istri PNS yang tergabung didalam Dharma Wanita Persatuan memiliki peranan penting di dalam kehidupan.

“Seorang ibu adalah tiangnya agama, seorang ibu adalah tiangnya negara, tentunya kaum ibu-ibu memiliki peranan dan memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan, selain itu juga tanpa seorang ibu-ibu sebagai pendamping suami, maka suami tersebut tidak akan sukses, karena kesuksesan seorang suami dibelakangnya ada peran istri,” tuturnya.

Menurut orang nomor satu di Bumi Senentang ini untuk membangun bangsa ini menjadi lebih besar kedepannya, maka kaum ibu yang turut serta ambil bagian dalam hidup.

“Peran kaum ibu-ibu lebih besar dari kaum pria, karena ibu mengatur semua urusan rumah tangga, mulai dari pendidikan anak dari usia dini, mendidik anak, melatih kemampuan psikomotorik, afektif dan kognitif, maka dari itulah peranan ibu selain sebagai pendamping suami, ibu juga sebagai tiangnya negara dan ibu juga harus bersikap bijaksana,” jelasnya.

Ia juga berharap kepada Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten Sintang untuk dapat bekerjasama dengan Pemerintah guna mengatasi tiga tantangan yang ada di Sintang.

“Saat ini tantangan yang harus kita hadapi adalah mengentas kemiskinan, mengatasi masalah stunting dan mengatasi tingkat pendidikan seorang anak. Jadi saya berharap agar DWP bisa membatu pemerintah, bermitra dengan pemerintah, membuat program-program kampanye anti stunting, kemudian menghidupkan ekonomi rumah tangga dan memberikan sosialisasi wajib belajar 9 tahun, itu saya harapkan agar DWP terjun langsung ke lapangan,” harapnya.

Sementara Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sintang, Hj. Utin Rosmiaty Andurani membacakan sambutan Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan mengatakan bahwa DWP sebagai ormas yang menghimpun dan membina istri ASN dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

“Sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), Dharma Wanita Persatuan wajib bersyukur dan patut berbangga bahwa pada usia ke-19 tahun ini, telah menjadi sebuah organisasi perempuan yang besar, yang telah diberi petunjuk dan kemudahan dalam menjalankan program kerja organisasi secara terstruktur,” katanya.

Lanjut dia, bahwa tugas dan peran DWP juga memperkuat program kemitraan terhadap pemerintah pusat untuk membantu mendukung pelaksanaan pembangunan berkelanjutan.

“Dharma Wanita Persatuan juga meningkatkan dan memperkuat Program Kemitraan dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan/Bappenas dengan mengambil peran Strategis untuk mendukung pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goal’s (SDG’s). Dharma Wanita Persatuan telah mensinergikan program kerja DWP dengan program Sustainable Development Goal’s (SDG’s),” tuturnya.

“Dengan bertambahnya usia, Dharma Wanita Persatuan yakin dan optimis bahwa membangun organisasi yang lebih modern dan professional disertai program-program pengembangan dan peningkatan kualitas anggota DWP yang berkesinambungan akan menjadikan Anggota DWP mampu bersaing secara terbuka dan mampu berkiprah secara aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran, gagasan serta pandangan terhadap pembangunan Indonesia, negara yang kita cintai,” tutup Ketua DWP Kabupaten Sintang dalam sambutan Ketua DWP Pusat. (Kr3)

Artikel ini telah dibaca 5340 kali

Baca Lainnya