Kilas Daerah Inspirasi News

Minggu, 6 Januari 2019 - 19:55 WIB

2 tahun yang lalu

logo

HIPMI Kalbar Juarai Kompetisi Startup se-Asia

PONTIANAK – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Kalimantan Barat berhasil meraih prestasi di kancah internasional melalui kompetisi start-up se-Asia di Serawak, Malaysia.

Dua perusahaan start-up utusan BPD HIPMI Kalbar, MyAgro dan BorneoSkyCam berhasil mengharumkan nama Indonesia dalam ajang itu. MyAgro berhasil menjadi pemenang kategori Best Idea, sementara BorneoSkyCam berhasil menjadi pemenang utama dalam kompetisi yang digelar selama 4 bulan ini. Masing-masing mendapatkan grandprize ribuan ringgit dan mendapat akses promotif ke pasar internasional.

CMO BorneoSkyCam, Hajon Mahdy Mahmudin yang juga merupakan Ketua Kompartemen start-up BPD HIPMI Kalbar menyampaikan harapannya, melalui kemenangan yang berhasil diraih ini seluruh stakeholder di Indonesia dapat melirik riset pihaknya serta dapat bekerjasama kedepannya.

“Kami berharap, kemenangan ini membuka pintu seluruh stakeholder untuk melihat riset kami ini sehingga bisa bekerjasama dengan kami untuk melanjutkan riset ini sampai bisa menjadi sebuah produk yang bisa digunakan sebagaimana mestinya. Karena pesawat ini multiguna kedepannya, selain bisa digunakan untuk pemetaan lahan luas, bisa digunakan untuk surveilence militer bahkan bisa digunakan sebagai BTS mobile ke daerah-daerah pedalaman,” tuturnya.

Sementara, CEO Myagro, Uray Tiar Fahrozi yang juga merupakan Ketua Bidang Agribisnis, Agroindustri dan Kemaritiman BPD HIPMI Kalbar mengucap syukur atas kemenangan yang berhasil diraih pihaknya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum BPD HIPMI Kalbar, Denia Yuniarti Abdussamad atas support kepada para kader-kader HIPMI Kalbar untuk berkarya.

“Alhamdulillah, hadiah akhir tahun. Jalani prosesnya biar hasilnya Allah azza wa jalla yang tentukan. Kategori The Best Idea dalam event start-up Borneo Event Sarawak Malaysia dan terima kasih kepada Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Barat, Denia Yuniarti Abdussamad atas peluang dan support yang diberikan kepada kader-kader untuk berkarya seluas mungkin,” tukasnya.

Sementara Ketua Umum HIPMI Kalbar, Denia turut mengucap syukur dan bangga atas pencapaian rekan-rekan HIPMI Kalbar.

“Selamat buat MyAgro dan BorneoSkyCam. Ini merupakan kado akhir tahun dan sebuah kepuasan tersendiri bagi kami jika melihat kawan-kawan dapat memanfaatkan networking positif dalam ber-HIPMI seoptimal mungkin. Tahun 2019 akan lebih giat lagi kami mencetak prestasi. Business start-up di Kalimantan Barat bisa diandalkan jika dikompetisikan ke level internasional, ini indikator generasi wirausahawan milenial. Kalbar sangat punya potensi,” tuturnya.

“Harapan kami pemerintah juga memperhatikan dan dapat memaksimalkan aset-aset milenial Kalbar dalam mewujudkan Kalbar maju, karena kami di HIPMI Kalimantan Barat sebagai wadah pemersatu wirausahwan muda dalam berhimpun, berkarya, beprestasi dan saling menjaga spirit, pemerintah sebagai stakeholder dapat mengambil peran lebih kongkrit,” imbuh Denia.

Kompetisi start-up Borneo tingkat Asia yang berlangsung di Malaysia ini digelar selama 4 bulan dan sedikit berbeda dengan kompetisi serupa yang biasanya diselenggarakan dalam waktu satu atau dua hari.

Tiga start-up dari Pontianak yang turut andil yaitu MyAgro, BorneoSkyCam dan Angkuts yang merupakan perwakilan start-up dari Indonesia dan HIPMI Kalbar. Berbagai tahapan dilalui, mulai dari seleksi tahap awal di event start-up Borneo 2nd Pre Pitching pada tanggal 17-18 Agustus 2018. Kemudian pada Oktober 2018, MyAgro dan BorneoSkyCam lolos tahap selanjutnya yaitu Final Pitching bertepatan dengan Festival Markers Meet di Perpustakan Negeri Serawak. (Kr2)

Artikel ini telah dibaca 414 kali

Baca Lainnya