Uncategorized Kilas Daerah News

Sabtu, 19 Januari 2019 - 20:41 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Kenali Lebih Dekat “Tundang” Kesenian Pantun Dan Gendang

Kronik.Id,Mempawah – Tundang singkatan dari pantun dan gendang yang merupakan kesenian tradisional asli kalimntan barat, dari desa sungai burung kecamat segedong kabupaten mempawah.
Di kabupaten mempawah sendiri hanya ada ada 3 sanggar yang mengasuh kesenian tundang ini.

Tundang mayang sanggar pusaka,pimpinan Edy ibrahim yang berada di desa sungai burung kecamatan segedong.

Tundang musdatun, pimpinan Basuni yang berada desa sungai burung kecanatan segedong.

Serta Tundang sanggar bintang akila desa parit bugis kecamatan segedong, yang dipimpin Abd Gani Mahdi.

kesenian tundang sejatinya adalah pantun yang yang dinyanyikan dengam irama yang khas secara berualang diiringi dengan gendang sebagai alat musik pengiring utama.

Namun tidak hanya gendang saja yang dapat mengiringi, sejenis alat musik tradisional lain juga dapat mengiringi kesenian tundang ini.
Seperti beduk ,biola , gong, dan gentongan.

Kesenian tundang ini sejatinya harus menggunakan alat musik tradisional,pada saat penampilan pantun yang di iramakan menjadi sebuah lirik lagu sesuai dengan keadaan ataupun suasa di sekitar.

Satu diatara 3 sanggar tundang yang tim kronik temui yaitu tundang sanggar bintang akila yang berada di desa parit bugis kecamatan segedong kabupaten mempawah saat ini masih dalam pengembangan dinas pariwisata kabupaten mempawah.

Pimpin tundng sanggar bintang akila Abd.Gani mahdi mengatakan jika lagu yang di nyanyikn boleh berupa suasana ataupun kondisi dimana sedang tampil.

“jadi kalau maok nampil di suatu tempat ataupon acara,kite boleh bepanton seperti di mane bumi di pijak disituklah langt di junjong” terangnya.

Tundang sanggar bintang Akila sendiri berdiri sejak tahun 2007 ,namun sebelum mendapatkan sanggar secara resmi ,tundang Akila sudah terbentuk sebelumya yaitu pada tahun 2001.

“sebenarnye tundang ini uda saye dirikan pada tahun 2001,tapi belom dapat sanggar secare resmi setelah enam taon berdirinye tundang ini barulah ditaon 2017 sanggar diresmikan dan bername sangar bintang akila”tambahnya.

Pemberian nama bintang akila sendiri bukan tanpa sebab dan makna,akilah sendiri yang merupaka singkatan amanahku indah lambang anugrah, sedang bintang sendiri bermaknakan cahaya yang indah.

Sehinga makna dari bintang akilah dapat di simpulkan sebagai amanahku indah lambang anungrah yang bercahaya seperti bintang yang tidak pernah padam.

“Bintang akilah itu sebenarnye ade maknenye,amanahku indah lambang anugrah. Sehingge saye berharap generasi muda agar selalu memegang amanah sebagai lambang anugrah serte bercahaye seperti bintang” pungkasnya.

Kepala desa parit bugis ,Husein M.Nasir sendiri mendukung penuh semua kegiatan kesenian yang ada di desanya satu diantara kesenian tundnag ini.

Hal tersebut diakui oleh pimpin tundag sanggar bintang akila saat memberikan keterangan,serta mengucapkan terimakasihnya kepala Desa Parit Bugis.

Dukungan dari pemerintah Desa diberikan bantuan finansial terhadap seluruh kesenian yang ada di desa Parit Bugis tersebut.

Artikel ini telah dibaca 746 kali

Baca Lainnya