Uncategorized Lifestyle Tips

Sabtu, 26 Januari 2019 - 21:42 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Bingung Cara Nurunin Berat Badan??Dapetin infonya disini!!

Memiliki tubuh yang ideal merupakan impian semua orang baik itu pria maupun wanita, namun banyak dari mereka yang gagal dalm usaha menurunkan berat badannya.

Banyak  faktor kegagalan dalam menjalani diat,satu diantaranya pola makan yang tidak teratur.

Selain membantu menurunkan berat badan, konsumsi makanan rendah karbohidrat juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, yuk simak info selengkapnya.

1. Meningkatkan metabolisme

Mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dapat secara signifikan meningkatkan pembakaran kalori harian. Manfaat ini telah dibuktikan lewat riset 2018 dari Harvard Medical School. Disebutkan, mereka yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat membakar 209 kalori lebih banyak dalam sehari, daripada mereka yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Atas dasar itu, periset menyimpulkan, mengurangi karbohidrat dapat meningkatkan metabolisme dan mendorong penurunan berat badan.

2. Menjaga nafsu makan Riset dari Harvard Medical

School menemukan, kadar hormon ghrelin dan leptin secara signifikan lebih rendah pada mereka yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat. Kedua hormon ini dapat memicu rasa lapar dan nafsu makan. Menurut riset pula, mempraktikan diet rendah karbohidrat dapat menjaga kadar hormon ini. Dengan begitu, nafsu makan pun terjaga, dan membuat kita makan lebih sedikit saat jam makan tiba.

3.Membuat kenyang lebih lama

Kita mungkin pernah mendengar mengonsumsi protein membuat kita kenyang lebih lama. Ada banyak riset yang telah membuktikan hal ini. Tapi, diet rendah karbohidrat juga membuat kita merasa kenyang lebih lama daripada sekadar melakukan diet rendah lemak.

Riset 2016 dari Tulane University School of Public Health membuktikan, makanan rendah karbohidrat membantu mempertahankan kadar hormon peptida YY, atau hormon peredam rasa lapar. Diet tinggi lemak ternyata tak dapat mempertajhankan kadar hormon tersebut dengan lebih baik. Ini berarti, diet rendah karbohidrat adalah pilihan yang lebih baik daripada diet rendah lemak.

4. Meningkatkan kekuatan,Riset 2017 yang diterbitkan Journal of Human

Kinetics menemukan, atlet yang melakukan diet rendah karbohidrat atau tinggi lemak mengalami peningkatan kinerja. Secara khusus, otot-otot mereka tampaknya menyimpan energi dan membakar lemak lebih efisien daripada otot-otot atlet yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, namun rendah lemak. Menurut periset, perubahan ini dapat membantu mencegah penurunan kinerja selama tahap akhir dari kegiatan ketahanan, seperti saat melakukan olahraga atau latihan CrossFit. Pada dasarnya, mengonsumsi makanan rendah karbohidrat tampaknya mencegah kelelahan ekstrem.

Nah itu dia, sahabat kronik yang bingung mengatasi permasalhan berat badan boleh mencoba langkah di atas.

Artikel ini telah dibaca 1672 kali

Baca Lainnya