Hukum Kilas Daerah

Jumat, 15 November 2019 - 20:02 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Ketua DPW APPI Kalbar, Dedy Supriyanto saat menerima bendera pengukuhan dari Ketua DPN APPI, Sabela Gayo (Foto: Kr2)

Ketua DPW APPI Kalbar, Dedy Supriyanto saat menerima bendera pengukuhan dari Ketua DPN APPI, Sabela Gayo (Foto: Kr2)

Pengurus APPI Kalbar Resmi Terbentuk

Fokus Memberikan Pendampingan Dalam Pengadaan Barang dan Jasa

PONTIANAK Tidak dapat dipungkiri, penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa masih kerap ditemukan dalam berbagai instansi. Terlebih dalam di aparatur desa, yang punya anggaran dalam pembangunan desa.

Kurangnya pemahaman aparatur desa disinyalir menjadi peluang terjadinya penyimpangan, yang kerap kali menjerat aparatur desa.

Hal tersebut pun berujung pada temuan, ketika di audit oleh instansi berwenang. Mereka (Aparatur desa) pun dinyatakan bersalah, karena melanggar aturan. Dan timbul pula kerugian negara, yang ketika dibawa ke pengadilan, (Mereka) juga divonis bersalah.

Disamping ketidak tahuan, Sabela pun mengakui, adapula penyimpangan yang sengaja dilakukan untuk kepentingan pribadi. Untuk itulah, Asosiasi Pengacara Pengadaan Indonesia (APPI) pun akan berfokus pada pencegahan, penyadaran, dan pendampingan sejak tahap perencanaan.

Asosiasi yang keanggotaan adalah advokat spesialis bidang pengadaan barang dan jasa itu, akan memberikan kontribusinya dalam memberikan pendampingan kepada pengguna anggaran, kuasa pengunaan anggaran dan pejabat pembuat komitemen. Agar tidak terjadi penyimpangan, yang berujung pada permasalahan hukum.

“Kalau dalam perencanaannya sudah bersih, bukan proyek titipan, perencannya pun sudah benar, metodologinya sudah benar. Ya kita harapkan proses selanjutnya juga akan benar,” paparnya.

Sementara Ketua DPW APPI Kalbar, Dedy Supriyanto mengatakan, APPI Kalbar menjadi DPW ke-20 yang dilantik Dewan Pimpinan Nasional.

Pihaknya dalam waktu dekat pun akan segera melakukan berbagai persiapan secara internal yang kemudian akan dilanjutkan dengan action.

“Pertama kita akan lakukan persiapan secara internal, kemudian akan kita lanjutkan dengan membangun sinergi dengan seluruh stakeholder pengadaan barang dan jasa, kemudian melakukan sosialisasi,” tegasnya.

Dedy menyatakan bahwa dirinya bersama pengurus DPW APPI Kalbar berkomitmen memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kalbar khususnya berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa yang secara benar, bersih, akuntabel, kredibel dan transparan.

Pihaknya pun akan menyasar Desa-desa untuk melalukan sosialisi dan pendidikan terhadap para kepala desa agar memiliki pemahaman yang baik. “Karena selama ini kan kita melihat pemahaman kepala desa masih minim, dalam pengadaan barang dan jasa,” pungkasnya. (ND)

Artikel ini telah dibaca 252 kali

Baca Lainnya