Uncategorized

Rabu, 1 April 2020 - 21:54 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Sepenggal Kisah Dari Penepian Raya

Kronik.Id – Kapuas Hulu, nama itu sudah sangat akrab ditelinga masyarakat Kalimantan barat, Kapusa Hulu adalah sebuah Kabupaten di Provinsi Klimantan barat dengan ibu kota Putusibau.

Untuk bisa menjangkau Ibu kota Kabupaten ini, yaitu putusibau dapat ditempuh dengan tiga moda transportasi yaitu jika dari kota Pontianak melalui jalur sungai Kapuas sejauh 846 km, jalur darat sejauh 814 km serta jalu udara dengan pesawat berbadan kecil.kabupaten kapusa hulu ini memiliki luas 29.842 kmâ‚‚ atau 20 % luas provinsi Kalimantan Barat.


Desa penepian raya yang berada di kecamtan jongkong adalah satu diantara sekian banyak desa yang memiliki potensi alam yang melimpah, mulai dari sungai , danau , hutan serta bukit yang hijau nan indah.

Sejauh mata menandang keindahan dan potensi alam yang luar biasa ini, perlu usaha keras untuk bisa menjangkau desa ini terlebih jika ditempuh dengan jalur air dan dengan jalur darat dengan biaya transportasi terbilang tinggi .

Desa ini keberadaanya tepat di bibir aliran sungai Kapuas, untuki bisa menjangkaunya kita harus menggunkan perahu cepat milik warag setempat dengan cara menyewanya .

Perahu bagi warga desa ini merupakan alat transportasi unggalan , hal itu dikarnakan hampir keseluruhan desa ini adalah perairan tidak heran jika setiap warga memiliki perahu .

Ketika tiba di desa ini anda mungkin tidak akan percaya, suasana desa terasa sangat berbeda jauh dari kata keramaian jauh pula dari suasana hiruk pikuk serta jauh pula dari poluli yang setiap hari kita rasakan di kehidupan kota.

Yah, begitulah adanya kita bisa menarik nafas panjang sembari menikmati udara segar dengan pemandangan alam yang masih sangat terjaga keasliannya.

Kehidupan masyarakat di desa ini sangat harmonis, hal ini terlihat dari kekompakan dan sikap saling menyapa antar warga saat berpapasan menjadi pemandangan sehari hari , masyarakat desa ini juga membuat kelompok kecil khusunya para ibu rumah tangga untuk mengelola usaha kecil menengah, ragam olahan berbahan dasr ikan diprokduksi seperti abon, kerupuk , sosis , naget serta kerupuk basah .

Produksi madu hutan juga tak kalah unggul di desa ini, madu hutan dipanen dari kawasan hutan desa yang dikelola oleh lembaga pengelola hutan desa (LPHD) Bumi Lestari dalam sekali panen para kelompok tani madu mampu menghasilkan madu dalam jumlah yang banyak bahkan hingga mencapai ribuan kilo gram .

Apalah artimya memiliki Potensi alam yang sangat melimpah, bentang alam yang indah namun sulit untuk diakses.
Bentang alam indah berpotensi menjadi objek wisata akan tak beguna jika wisatawan yang akan berkunjung tak sanggup untuk menjangkaunya.

Sulitnya akses menjagkau desa ini membuat harga keputuhan pokok melambung tinggi , LPG 3kg misalnya warga harus mengeluaakan uang 45 hingga 50 ribu rupiah untuk bisa menggunakannya,selsin itu kebutuhan akan askses internetpun juga sulit di desa ini sementara aliran listrik Negara hanya bisa dinikmati masyarakat dengan terbatas yaitu hanya pada malam hari saja .

Apa mau dikata, warga hanya bisa sedikit merharap agar bangun dihari esok angan mereaka terwujud,bisa menikmati kehidupan dan mengirup udaha segar saja warga sudah sangat besyukur.

Artikel ini telah dibaca 194 kali

Baca Lainnya